9 Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga dalam Islam Agar Keluarga Makin Harmonis

kunci kebahagiaan rumah tangga dalam islam by muslimah center

muslimahcenter.com  – kunci kebahagiaan rumah tangga – Mempunyai keluarga yang harmonis merupakan dambaan semua orang. Melewati momen-momen bahagia bersama, penuh cinta dan kasih sayang, siapa yang tak menginginkannya? Dalam Islam, Nabi Muhammad SAW telah menunjukkan bagaiman cara menjaga ikatan keluarga dalam Islam. Beliau suka menghabiskan waktu bersama keluarga dan selalu mengingatkan keluarganya untuk tetap berada di jalan yang benar dan berbuat baik.

Kunci kebahagiaan rumah tangga yang harmonis dalam Islam, adalah keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Hal ini bisa menjadi landasan dalam berkeluarga, agar senantiasa mendapat keridhoan Allah SWT. Nah, bagi muslimah sekalian yang sudah berkeluarga maupun berencana hendak membangun bahtera rumah tangga, yuk simak kunci kebahaguaan rumah tangga dalam Islam berikut ini.

Bacaan Lainnya

1. Kuatkan Hubungan dengan Allah SWT

kunci kebahagiaan rumah tangga dalam islam by muslimah center 1

Tentunya kalau kita menginginkan rumah tangga yang tetap harmonis, hubungan kita dengan Allah juga harus diperkuat, karena dengan begitu akan menghasilkan keteguhan hati (kemampanan ruhiyah), sebagaimana dalam firman Allah disurah Ar-Rad’u ayat 28 “ (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram” (QS. Ar-Rad’u : 28).

Rasulullah SAW juga selalu memanjatkan doa agar mendapatkkan keteguhan hati : ”Yaa muqollibal qulub tsabbit qolbiy ‘alaa diinika wa’ala thooatika” (Wahai yang membolak-bailikan hati, teguhkanlah hatiku untuk tetap konsisten dalam dien-Mu dan dalam menta’ati-Mu).

Kedekatan kita dengan Allah bisa dimulai dengan membiasakan dalam keluarga untuk melaksanakan ibadah wajib maupun sunnah. Pasangan yang saling mencintai karena Allah juga akan semakin membuat rumah tangga bahagia dan harmonis, karena hubungan yang baik dengan Allah akan memengaruhi hubungan yang baik juga dengan pasangan.

2. Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga dengan Saling Jujur dan Terbuka

Sikap saling terbuka disini adalah ketika sudah menjadi suami dan istri maka hal-hal yang sebelumnya haram menjadi halal. Selain itu juga sikap saling keterbukaan ini dapat memupuk sikap saling percaya (tsiqoh) di antara suami dan istri karena adanya rasa keinginan saling mengenal satu dengan yang lainnya entah itu sifat kepribadian, kebiasaan, kesenangan, ketidaksukaan sehingga suami/istri merasa nyaman.

3. Memahami dan Mengerti Tujuan dan Hakikat Pernikahan

kunci kebahagiaan rumah tangga dalam islam by muslimah center 3

Dua insan yang telah menikah dan mulai membina rumah tangga pastinya harus memahami dan mengerti tujuan dari pernikahan dalam Islam. Tujuan dan hakikat pernikahan yang pertama yaitu untuk meningkatkan ibadah kita kepada Allah, yang kedua yaitu untuk membentengi akhlak yang luhur, selanjutnya untuk memenuhi tuntutan naluri asasi manusia, menegakkan rumah tangga yang islami, menjaga dan menundukkan pandangan, dan untuk memperoleh keturunan yang soleh dan solehah.

4. Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga dengan Menjalankan Peran Istri

Kunci kebahagiaan rumah dalam Islam yang juga sangat penting adalah menjalankan peran dari masing-masing suami istri, yaitu sesuai dengan kewajiban istri maupun suami dalam Islam. Menjalankan peran istri tentu saja menjadi kunci kebahagiaan dari rumah tangga. Peran istri ini sangat penting karena selain dari melayani dan mensupport suami, istri juga berperan sebagai ibu dan pendidik bagi anak-anak.

Apa saja peran seorang istri yang paling utama? 1. Mengelola amanah dan harta suami; 2. Melayani dan mensupport pekerjaan suami, tentunya adalah pekerjaan yang halal; 3. Sebagai ibu jika sudah memiliki keturunan, dan berperan untuk mendidik anak-anak; 4. Memberikan kenyamanan dan kasih sayang pada suami, serta menjaganya dari perbuatan maksiat; 5. Tidak mempersulit suami dalam menghasilkan nafkah yang halal; serta 6. Mengelola aset rumah tangga.

Peran dan fungsi di atas sangat penting dan dibutuhkan dari kehidupan rumah tangga suami istri. Jika peran tersebut tidak dilaksanakan oleh istri, maka akan terjadi ketidakseimbangan dalam rumah tangga sehingga kebahagiaan rumah tangga akan sulit untuk tercapai. Meski bukan kepala keluarga, istri juga memiliki peran penting dan mempengaruhi kebahagiaan rumah tangga. Untuk itu, hal-hal tersebut, sebagai peran istri harus dijalankan dengan baik.

5. Menjalankan Peran Suami

kunci kebahagiaan rumah tangga dalam islam by muslimah center 5

Dalam kehidupan rumah tangga, suamilah yang berperan sebagai pemimpin untuk mengarahkan dan mengatur rumah tangga agar menjadi harmonis dan sesuai tujuan. Islam telah menjadikan laki-laki sebagai pemimpin bagi kaum wanita.

Untuk itu, peran dari seorang suami adalah sebagai berikut:

  • Menjadi pemimpin keluarga
  • Memberikan nafkah dan memastikan finansial keluarga dapat terpenuhi
  • Memberikan nafkah batin pada istrinya
  • Menjadi pendidik bagi istri dan anak anaknya
  • Mengatur keluarga dengan nilai-nilai yang sudah ditetapkan sebelumnya, sesuai dengan nilai-nilai islam

 6. Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga dengan Saling Mencurahkan Perhatian

keluarga sakinah by muslimah center 6

Suami istri yang saling perhatian juga dapat membuat rumah tangga semakin harmonis dan bahagia. Pedulilah dengan pasanganmu meski dimulai dari hal kecil sekalipun. Karena hal kecil sekalipun bisa membuat pasangan senang.

7. Menghabiskan Waktu Berkualitas Bersama Keluarga

Menghabiskan waktu berkualitas merupakan salah satu kunci kebahagiaan yang penting dalam menjaga ikatan keluarga. Muslimah sekalian bisa melakukan banyak kegiatan rekreasi bersama, saling bercerita, dan melakukan aktivitas yang menyenangkan juga akan menumbuhkan cinta di tengah keluarga. Karena kebersamaan sangat berharga, optimalkan momen-momen itu bersama pasangan dan anak-anak.

8. Senantiasa Bersabar dan Bersyukur

bersabar dan bersyukur by muslimah center 6

Sabar dan syukur dalam berumah tangga memang sangat dianjurkan. Pasalnya setiap ujian dalam berumah tangga harus disikapi dengan rasa sabar seperti pada pasangan suami istri tentunya mempunyai kekurangan atau kelemahan sehingga perlu disikapinya dengan sabar. Selain itu, masing-masing pasangan harus bersyukur atas datangnya rezeki dari Allah. Rezeki tersebut bisa berupa penghasilan suami maupun keturunan yang telah dianugerahkan Allah kepada suatu keluarga. Dan apabila kita bersyukur maka Allah akan melebihkan nikmatNya lagi untuk kita. Bisa dilihat dalam firman Allah surah Ibrahim ayat 7: “Dan (ingatlah), tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu), maka sesungguhnya azabKu sangat pedih” (QS.Ibrahim : 7).

9. Saling Memahami dan Menutupi Kekurangan

Suami dan istri dalam rumah tangga masing-masing memiliki peran tersendiri, karakter dan latar belakang yang berbeda. Untuk itu, dalam rumah tangga yang ingin bahagia tentu saja harus saling memahami dan menutupi kekurangan.

Setiap perbedaaan dan kekurangan maka tidaklah harus menjadi perdebaan dan menjadi hal yang membuat pertikaian atau perceraian. Masing-masing kekurangan harus ditutupi dengan kelebihan masing-masing. Tidak ada pasangan yang sempurna dan tidak ada pula rumah tangga yang pasti paling bahagia atau paling sempurna.

Semua yang ada di dunia ini pasti memiliki kekurangan, karena hanya Allah lah yang Maha Sempurna. Untuk itu, jalan satu-satunya untuk dapat bahagia adalah saling memahami dan menutupi kekurangan dengan kelebihan yang ada. Selain itu, jangan memberitahukan atau menyebarkan kekurangan pasangan ke orang lain, karena hal ini berlawanan dengan kunci kebahagiaan dalam rumah tangga dan dapat menimbulkan masalah yang serius.

Itulah berbagai macam kunci kebahagiaan suami istri dalam membina sebuah keluarga. Keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah perlu dibimbing atau diarahkan sejak awal usia pernikahan. Saling memahami satu sama lain dan tetap berada di jalan Allah SWT, insya Allah akan membuat kebahagiaan semakin terasa dalam hubungan keluarga. Selamat berperan dalam keluarga dan semoga tetap dilimpahi rezeki dan kebahagiaan oleh Allah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.