Inilah Ciri-ciri Haji Mabrur Menurut Rasulullah SAW

ciri haji mabrur - muslimah center

muslimahcenter.comciri haji mabrur – Haji mabrur adalah haji yang baik atau yang diterima oleh Allah SWT. Sedangkan menurut istilah syar’i, haji mabrur ialah haji yang pelaksanaannya sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya, dengan memperhatikan berbagai syarat, rukun, dan wajib, serta menghindari hal-hal yang terlarang (muharramat) dengan penuh konsentrasi dan penghayatan semata-mata atas dorongan iman dan mengharap ridha Allah SWT.

Dalam hadis riwayat Bukhari, Rasulullah SAW memberikan penjelasan terkait pahala atau balasan bagi jamaah haji yang mendapatkan predikat mabrur.

Bacaan Lainnya

الْحَجُّ الْمَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الْجَنَّةُ

 “Tidak ada balasan (yang pantas diberikan) bagi haji mabrur kecuali surga,” (HR. Bukhari).

Oke, mari kita bahas ciri-ciri haji mabrur yang wajib sahabat muslimah tahu.

1. Menebarkan Kedamaian kepada Orang-orang di Sekitar

1 Ciri haji yang mabrur - muslimah center

Hadits riwayat dari Imam Ahmad dalam musnad-nya berisi:

قالوا: يَا رَسُولَ اللهِ، مَا الْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ؟ قال: “إِطْعَامُ الطَّعَامِ، وَإِفْشَاءُ السَّلَامِ

 “Para sahabat berkata, ‘Wahai Rasulullah, apa itu haji mabrur?’ Rasulullah menjawab, ‘Memberikan makanan dan menebarkan kedamaian.’”

Berdasarkan riwayat tersebut dapat kita pahami bahwa salah satu ciri haji yang mabrur adalah seseorang yang dapat memberikan atau menebarkan kedamaian kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.

2. Ciri Haji Mabrur: Berbicara dengan Santun

2 hadits ciri haji mabrur - muslimah center

Ciri haji mabrur yang kedua adalah berbicara dengan santun. Dalam sebuah riwayat lain, Rasulullah pernah di tanya mengenai ciri haji yang mabrur.

Sebagaimana Imam Badrudin Al-Aini kutip dalam Umdatul Qari-nya.

سئل النبي ما بر الحج قال إطعام الطعام وطيب الكلام وقال صحيح الإسناد ولم يخرجاه

 “Rasulullah SAW ditanya tentang haji mabrur. Rasulullah kemudian berkata, ‘Memberikan makanan dan santun dalam berkata.’ ”

3. Ciri Haji Mabrur: Mempunyai Kepedulian Sosial

3 membantu sesama - muslimah center

Dalam kedua riwayat sebelumnya, Nabi Muhammad SAW telah menjelaskan dalam jawabannya kepada para sahabat, bahwa ciri haji yang mabrur adalah memberikan makanan. Berdasarkan jawaban Rasulullah tersebut, dapat kita simpulkan bahwa haji yang mabrur adalah seseorang yang memiliki kepedulian sosial yang tinggi kepada orang-orang yang berada di sekitarnya. Salah satu wujud kepedulian tersebut  misalnya dengan memberikan makanan kepada orang-orang yang membutuhkan di sekitarnya (ith‘amut tha‘am).

4. Menghindari Perbuatan Maksiat

4 menunaikan ibadah haji

Ciri-ciri haji mabrur yang terakhir adalah menghindari perbuatan maksiat. Dalam hadits ciri haji mabrur riwayat muslim, bahwa Rasulullah bersabda:

Haji mabrur adalah barangsiapa saja yang mengerjakan ibadah haji, dan menghindarkan diri dari perbuatan rafats dan juga fusuq, maka ia akan dikembalikan dalam keadaan dimana saat ia dilahirkan oleh ibunya.”

 

Perbuatan rafats memiliki arti perbuatan yang keji dan tidak senonoh. Sedangkan fusuq memiliki makna perbuatan maksiat atau perbuatan yang menodai akidah ataupun keimanan. Berdasarkan riwayat tersebut, dapat kita pahami bahwa haji yang mabrur adalah seorang haji yang dapat menghindarkan diri dari perbuatan keji dan maksiat, baik dalam pikiran, perkataan, maupun perbuatannya. Itulah keempat ciri-ciri haji mabrur yang dapat terlihat pada seseorang yang baru saja melaksanakan ibadah haji. Dari keempat ciri ini, semuanya berorientasi kepada orang lain. Artinya, haji mabrur terukur dari dampak yang muncul pada masyarakat sekitarnya lewat kebaikan-kebaikan orang yang berhaji. Jadi, bagi sahabat muslimah yang ada rencana berangkat menunaikan ibadah haji di tahun ini, semoga ibadah kalian lancar dan bisa menjadi haji mabrur seperti yang Rasulullah SAW terangkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.